Search
KATA TERKINI

Kebijakan Pengalihan Peserta JKN Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Angkat Suara

Pesta Gol di Segiri! Borneo FC Bantai PSBS 5-1, Tekanan ke Persib Makin Panas

Disorot Publik, Seno Aji Tegaskan Anggaran Rumah Jabatan untuk Kepentingan Pelayanan

Agus Aras Tekankan Peran Keluarga Hadapi Tantangan Sosial Lewat Sosialisasi Perda

Agus Aras Tekankan Pentingnya Partisipasi Publik dalam Pengambilan Kebijakan Daerah

Kebijakan Pengalihan Peserta JKN Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Angkat Suara

Pesta Gol di Segiri! Borneo FC Bantai PSBS 5-1, Tekanan ke Persib Makin Panas

Disorot Publik, Seno Aji Tegaskan Anggaran Rumah Jabatan untuk Kepentingan Pelayanan

Agus Aras Tekankan Peran Keluarga Hadapi Tantangan Sosial Lewat Sosialisasi Perda

Agus Aras Tekankan Pentingnya Partisipasi Publik dalam Pengambilan Kebijakan Daerah

Atasi Parkir Liar di Pasar Pagi, Dishub Samarinda Pasang Barikade Seberat Setengah Ton di Pasar Pagi

Barikade Seberat Setengah Ton di Pasar Pagi Demi Atasi Parkir Liar
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print

PERKATA.ID-SAMARINDA. Ketegasan Wali Kota Samarinda Andi Harun untuk membabat parkir liar di Kota Tepian tidak perlu diragukan lagi. Rabu 19 Mei 2021, Dishub Samarinda memasang pembatas jalan (barrier) seberat 500 kilogram di tempat yang biasa dijadikan parkir liar di Pasar Pagi.

Kepala Dinas Perhubungan Samarinda, Herwan menuturkan, pemasangan barrier berlangsung selama tiga jam. “Ada 30 barrier yang kami pasang,” ungkap Herwan , Kamis (20/5/2021)

Ia menyebut, pemasangan barrier ini berangkat dari persoalan parkir yang masih beroperasi meskipun sudah dilarang pemkot. Sebelumnya sosialisasi telah gencar dilakukan sehingga munculnya kebijakan ini. Barrier itu akan terus membentengi tempat itu hingga muncul kesadaran masyarakat untuk berperilaku tertib. Kata Herwan, apabila parkir sudah tertata rapi dan lahannya sesuai aturan, maka Dishub Samarinda akan mencabut barrier tersebut. “Sebelumnya sudah dilarang parkir di sana namun masyarakat tetap melanggar,” tutur Herwan.

Barikade ini akan dievaluasi setiap pekan oleh Dishub Samarinda. Para juru parkir disebut Herwan sudah menyatakan untuk mematuhi aturan supaya tidak ada parkir di depan Pasar Pagi yang memakan badan jalan.

Herwan menjelaskan, pemasangan barrier ini baru di Pasar Pagi. Titik lain segera dibidiknya. Herwan menyebut Pasar Segiri dan Pasar Sungai Dama sudah menjadi target berikutnya. “Kalau tidak tertib akan kami pasang,” tegasnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print