Search
KATA TERKINI

Kebijakan Pengalihan Peserta JKN Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Angkat Suara

Pesta Gol di Segiri! Borneo FC Bantai PSBS 5-1, Tekanan ke Persib Makin Panas

Disorot Publik, Seno Aji Tegaskan Anggaran Rumah Jabatan untuk Kepentingan Pelayanan

Agus Aras Tekankan Peran Keluarga Hadapi Tantangan Sosial Lewat Sosialisasi Perda

Agus Aras Tekankan Pentingnya Partisipasi Publik dalam Pengambilan Kebijakan Daerah

Kebijakan Pengalihan Peserta JKN Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Angkat Suara

Pesta Gol di Segiri! Borneo FC Bantai PSBS 5-1, Tekanan ke Persib Makin Panas

Disorot Publik, Seno Aji Tegaskan Anggaran Rumah Jabatan untuk Kepentingan Pelayanan

Agus Aras Tekankan Peran Keluarga Hadapi Tantangan Sosial Lewat Sosialisasi Perda

Agus Aras Tekankan Pentingnya Partisipasi Publik dalam Pengambilan Kebijakan Daerah

Dinkes Kaltim Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Lewat Pembagian 1.000 Kacamata Gratis

Akses Kesehatan Masyarakat Melalui Program Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Baca Gratis
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print

PERKATA.IDSAMARINDA. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Kesehatan Kaltim kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses kesehatan masyarakat melalui program pemeriksaan mata dan pembagian kacamata baca gratis, di Puskesmas Baqa, Samarinda Seberang, Sabtu (21/6/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53, yang tahun ini dipusatkan secara nasional di Kalimantan Timur.

Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr. Ika Gladies, Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kaltim, sekaligus anggota Pokja IV PKK, program ini menyasar lebih dari 1.000 warga dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga lansia.

“Kegiatan ini tidak hanya pemeriksaan mata, tapi juga cek kesehatan gratis yang menyeluruh. Ini merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas sektor untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan,” ujar dr. Ika Gladies.

Setelah sukses menjangkau 450 warga pada tahap pertama, kegiatan di Puskesmas Baqa, Samarinda, kembali menyasar 200–250 peserta pada tahap kedua ini. Target keseluruhan menjelang puncak HKG pada 7–8 Juli 2025 adalah menjangkau 1.000 warga penerima manfaat.

Masyarakat yang menjadi sasaran mencakup pelajar SD, SMP, SMA, dewasa, dan lansia. Lansia yang berusia di atas 60 tahun mendapat kacamata baca khusus, sementara kelompok usia 40 tahun ke atas juga mendapatkan kacamata sesuai kebutuhan.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak, termasuk Dinas Kesehatan Kota Samarinda, yang mendukung penyediaan tenaga medis di puskesmas. Iropin (Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia) yang bertugas memeriksa mata dan menentukan ukuran kacamata.

Selain itu, dukungan datang dari Gapopin (Gabungan Pengusaha Optik Indonesia), yang menyumbangkan kacamata dan alat pemeriksaan optik, serta Rumah Sakit Mata, yang akan menghadirkan dokter spesialis mata saat acara puncak HKG nanti.

“Semua alat pemeriksaan hingga kacamatanya disiapkan oleh mitra kami dari Iropin dan Gapopin. Ini wujud sinergi antara pemerintah, profesi, dan pengusaha lokal,” ujar dr. Ika.

Program ini tidak hanya digelar di pusat kota. Warga di wilayah seberang Sungai Mahakam juga menjadi sasaran, agar tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke pusat layanan. Di Balikpapan, kegiatan serupa juga digelar dalam tiga tahap: 21 Juni, 28 Juni, dan 5 Juli.

“Jika pada kegiatan hari ini masih ada sisa kuota kacamata, kegiatan tambahan akan dilakukan pada 28 Juni 2025 di Samarinda, untuk memenuhi target 1.000 kacamata gratis yang sudah disiapkan,” pungkasnya. (Adv/kmf-kaltim/end)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print