Search
KATA TERKINI

Kebijakan Pengalihan Peserta JKN Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Angkat Suara

Pesta Gol di Segiri! Borneo FC Bantai PSBS 5-1, Tekanan ke Persib Makin Panas

Disorot Publik, Seno Aji Tegaskan Anggaran Rumah Jabatan untuk Kepentingan Pelayanan

Agus Aras Tekankan Peran Keluarga Hadapi Tantangan Sosial Lewat Sosialisasi Perda

Agus Aras Tekankan Pentingnya Partisipasi Publik dalam Pengambilan Kebijakan Daerah

Kebijakan Pengalihan Peserta JKN Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Angkat Suara

Pesta Gol di Segiri! Borneo FC Bantai PSBS 5-1, Tekanan ke Persib Makin Panas

Disorot Publik, Seno Aji Tegaskan Anggaran Rumah Jabatan untuk Kepentingan Pelayanan

Agus Aras Tekankan Peran Keluarga Hadapi Tantangan Sosial Lewat Sosialisasi Perda

Agus Aras Tekankan Pentingnya Partisipasi Publik dalam Pengambilan Kebijakan Daerah

Borneo FC Tergusur dari Puncak Klasemen, Fabio Lefundes Tegaskan Persaingan Masih Terbuka

Foto : Instagram/borneofc
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print

PERKATA.ID-SAMARINDA. Borneo FC Samarinda harus rela turun ke peringkat kedua klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 usai menelan kekalahan 2-3 saat bertandang ke markas Malut United, Minggu (28/12/2025). Hasil tersebut membuat Pesut Etam gagal mempertahankan posisi puncak meski memiliki poin yang sama dengan Persib Bandung.

Saat ini, Borneo FC dan Persib sama-sama mengoleksi 34 poin. Namun, tim Maung Bandung berhak berada di posisi teratas karena unggul dalam catatan head to head atas wakil Kalimantan Timur tersebut.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menilai posisi kedua yang ditempati timnya bukanlah situasi yang mengkhawatirkan. Menurutnya, selisih klasemen hanya ditentukan oleh detail kecil, sementara peluang juara masih sangat terbuka.

“Secara poin kita masih sama dengan Persib. Kita berada di posisi kedua hanya karena head to head, jadi situasinya masih sangat kompetitif,” ujar Lefundes, Selasa (30/12/2025).

Pelatih asal Brasil itu menilai performa timnya sejauh ini cukup konsisten, terutama saat menghadapi tim papan atas. Borneo FC mampu meraih kemenangan saat menjamu Persija Jakarta, meski harus mengakui keunggulan Persib Bandung dan Malut United dalam laga tandang.

“Kita masih akan bertemu lagi dengan tim-tim di papan atas. Itu jadi peluang bagi kita. Yang penting, saat melawan tim di luar papan atas, kita harus bisa mengamankan poin,” katanya.

Lefundes juga mengakui bahwa hasil kurang maksimal di laga terakhir tak lepas dari kondisi skuad yang pincang. Sejumlah pemain kunci seperti Rivaldo Pakpahan, Maico de Souza, dan Mohamed El Houseini absen karena cedera, yang berdampak besar pada keseimbangan tim.

“Di kompetisi seperti Indonesia, kehilangan pemain penting sangat berpengaruh. Apalagi pilihan pemain kita tidak terlalu banyak,” jelasnya.

Menjelang berakhirnya putaran pertama, Borneo FC masih menyisakan dua laga krusial. Pesut Etam akan menjamu PSM Makassar di Samarinda sebelum melakoni laga tandang melawan Persita Tangerang.

“PSM sekarang sedang bangkit, jadi itu pertandingan yang sulit. Setelah itu kita harus bermain di Tangerang melawan Persita,” tutur Lefundes.

Ia menegaskan fokus utama tim saat ini adalah memulihkan kondisi pemain yang cedera serta menjaga mental dan kepercayaan diri skuad. Target enam poin dari dua laga sisa putaran pertama pun dipasang.

“Yang terpenting sekarang adalah recovery pemain dan tetap percaya dengan tim. Liga masih panjang dan kita ingin menutup putaran pertama dengan hasil maksimal,” pungkasnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print