PERKATA.ID-SAMARINDA. Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji menilai Bank Indonesia (BI) memegang peran semakin penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah di tengah ketidakpastian ekonomi global yang terus berkembang.
Penegasan tersebut disampaikan Seno Aji saat menghadiri pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, dari Budi Widihartanto kepada Jajang Hermawan, yang digelar di Kantor BI Kaltim, Senin (26/1/2026).
Menurutnya, stabilitas nilai rupiah, pengendalian inflasi, hingga kelancaran sistem pembayaran menjadi fondasi utama bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur. Ia menekankan bahwa kehadiran BI di daerah tidak hanya berdampak pada aspek kebijakan makro, tetapi juga menyentuh langsung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Upaya pengendalian inflasi daerah, penguatan TPID, dukungan terhadap UMKM, hingga digitalisasi transaksi adalah contoh nyata peran BI yang dirasakan masyarakat,” ujar Seno Aji.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, lanjutnya, berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan Bank Indonesia untuk mendorong ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berdaya saing. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
Pada kesempatan yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta menjelaskan bahwa pergantian pimpinan tersebut merupakan bagian dari kebijakan strategis BI dalam menjaga kesinambungan organisasi. Rotasi dan promosi dilakukan untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia menghadapi dinamika ekonomi nasional dan global.
Pengukuhan Kepala Perwakilan BI Kaltim itu turut dihadiri unsur Forkopimda Kalimantan Timur, pimpinan DPRD, perwakilan perbankan, akademisi, serta sejumlah undangan lainnya.






















