Search
KATA TERKINI

Kebijakan Pengalihan Peserta JKN Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Angkat Suara

Pesta Gol di Segiri! Borneo FC Bantai PSBS 5-1, Tekanan ke Persib Makin Panas

Disorot Publik, Seno Aji Tegaskan Anggaran Rumah Jabatan untuk Kepentingan Pelayanan

Agus Aras Tekankan Peran Keluarga Hadapi Tantangan Sosial Lewat Sosialisasi Perda

Agus Aras Tekankan Pentingnya Partisipasi Publik dalam Pengambilan Kebijakan Daerah

Kebijakan Pengalihan Peserta JKN Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Angkat Suara

Pesta Gol di Segiri! Borneo FC Bantai PSBS 5-1, Tekanan ke Persib Makin Panas

Disorot Publik, Seno Aji Tegaskan Anggaran Rumah Jabatan untuk Kepentingan Pelayanan

Agus Aras Tekankan Peran Keluarga Hadapi Tantangan Sosial Lewat Sosialisasi Perda

Agus Aras Tekankan Pentingnya Partisipasi Publik dalam Pengambilan Kebijakan Daerah

Agus Aras Ingatkan Pentingnya Ketahanan Keluarga untuk Cegah Masalah Sosial di Kaltim

Anggota DPRD Kaltim, Agus Aras Saat Menggelar Sosper di Sangatta Utara
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print

PERKATA.ID-KUTIM. Anggota DPRD Kalimantan Timur, Agus Aras, menilai penguatan ketahanan keluarga menjadi kunci dalam mencegah berbagai persoalan sosial di masyarakat. Melalui sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022, yang digelar di wilayah Kutai Tinur pada, Sabtu (17/2/2026) teraebut ia mendorong masyarakat memahami peran keluarga dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas.

Agus Aras menyampaikan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama yang berperan dalam membentuk karakter serta masa depan generasi muda. Karena itu, pemerintah daerah menghadirkan Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang Ketahanan Keluarga sebagai pedoman bagi masyarakat dalam membangun keluarga yang harmonis dan tangguh.

Menurutnya, keluarga yang memiliki ketahanan kuat akan mampu menghadapi tekanan ekonomi, persoalan sosial, hingga tantangan perkembangan zaman. Kondisi tersebut juga diyakini dapat menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi anak-anak.

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan sosialisasi perda menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya peran keluarga dalam menjaga stabilitas sosial.

Ia mengungkapkan, sejumlah persoalan keluarga di Kalimantan Timur masih memerlukan perhatian serius. Beberapa di antaranya seperti meningkatnya angka perceraian, kasus kekerasan dalam rumah tangga, serta tingginya angka kematian ibu dan anak.

Selain itu, Agus juga menyoroti persoalan kenakalan remaja yang dinilai tidak lepas dari lemahnya pengawasan dan pembinaan dalam lingkungan keluarga. Ia menilai keluarga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk perilaku anak agar tidak terjerumus pada tindakan negatif.

Persoalan stunting dan kurang gizi juga menjadi perhatian dalam pembahasan ketahanan keluarga. Menurut Agus, upaya pencegahan masalah tersebut harus melibatkan berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.

“Jika keluarga mampu menjalankan fungsinya dengan baik, maka masyarakat akan lebih kuat dan siap menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan Perda tentang Ketahanan Keluarga juga merupakan hasil dari aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada para anggota DPRD saat kegiatan reses di daerah pemilihan.

Agus berharap, sosialisasi yang dilakukan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai ketahanan keluarga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, keluarga di Kalimantan Timur diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print