Search
KATA TERKINI

Agus Aras Dorong Kepatuhan Perda Ketenagakerjaan, Perusahaan Diminta Utamakan Pekerja Lokal

Kebijakan Pengalihan Peserta JKN Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Angkat Suara

Agus Aras Ingatkan Bahaya Hoaks Politik, Dorong Warga Kutim Lebih Kritis

Pesta Gol di Segiri! Borneo FC Bantai PSBS 5-1, Tekanan ke Persib Makin Panas

Agus Aras Minta Realisasi Aspirasi Warga Kutim Dievaluasi Berkala

Agus Aras Dorong Kepatuhan Perda Ketenagakerjaan, Perusahaan Diminta Utamakan Pekerja Lokal

Kebijakan Pengalihan Peserta JKN Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Angkat Suara

Agus Aras Ingatkan Bahaya Hoaks Politik, Dorong Warga Kutim Lebih Kritis

Pesta Gol di Segiri! Borneo FC Bantai PSBS 5-1, Tekanan ke Persib Makin Panas

Agus Aras Minta Realisasi Aspirasi Warga Kutim Dievaluasi Berkala

Agus Aras Ingatkan Bahaya Hoaks Politik, Dorong Warga Kutim Lebih Kritis

Anggota DPRD Kaltim, Agus Aras Saat Melaksanakan Sosialisasi Penguatan Demokrasi Daerah di Wilayah Kutai Timur
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print

PERKATA.ID-KUTIM. Anggota DPRD Kalimantan Timur, Agus Aras, mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran politik melalui pemahaman yang lebih baik terhadap sistem demokrasi dan peran warga negara.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) yang digelar di Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (11/4/2026).

Dalam forum tersebut, Agus Aras menekankan bahwa literasi politik menjadi kunci penting agar masyarakat mampu menyaring informasi yang beredar, khususnya di media sosial yang kerap dipenuhi informasi tidak terverifikasi.

Menurutnya, tanpa pemahaman yang memadai, masyarakat berisiko terjebak dalam arus disinformasi yang dapat memengaruhi cara pandang terhadap politik dan kebijakan publik.

Politisi Partai Demokrat itu juga menyinggung posisi Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga IKN yang akan mengalami perubahan besar, termasuk dalam aspek sosial dan politik.

Kondisi itu, kata dia, menuntut masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi.

Agus menilai masih terdapat sejumlah tantangan, seperti rendahnya partisipasi politik di beberapa kelompok masyarakat, keterbatasan pemahaman terhadap fungsi lembaga legislatif, hingga munculnya sikap apatis.

Di sisi lain, ia mengakui adanya perkembangan positif dalam tingkat literasi politik di Kalimantan Timur, meski belum merata di seluruh wilayah.

Wilayah pedalaman dan pesisir, menurut dia, masih menghadapi kendala seperti minimnya edukasi politik dasar serta maraknya penyebaran hoaks.

Ia pun mendorong adanya upaya berkelanjutan dari berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan politik masyarakat.

“Dengan pemahaman yang baik, masyarakat bisa lebih bijak dalam bersikap dan berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Agus Aras berharap masyarakat Kutai Timur semakin kritis, tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan, serta mampu mengambil peran aktif dalam kehidupan demokrasi yang sehat.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print