Search
KATA TERKINI

Stadion Segiri Bergemuruh! Borneo FC Samarinda Menang dan Jaga Asa Juara

Mayoritas Fraksi Setuju, DPRD Kaltim Bersiap Bentuk Pansus Hak Angket

Borneo FC Libas Semen Padang, Pesut Etam Samai Poin Persib di Puncak

Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

Aksi Massa Demontrasi di Kaltim Berakhir Tegang, Polisi Turunkan Water Cannon Bubarkan Massa

Stadion Segiri Bergemuruh! Borneo FC Samarinda Menang dan Jaga Asa Juara

Mayoritas Fraksi Setuju, DPRD Kaltim Bersiap Bentuk Pansus Hak Angket

Borneo FC Libas Semen Padang, Pesut Etam Samai Poin Persib di Puncak

Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

Aksi Massa Demontrasi di Kaltim Berakhir Tegang, Polisi Turunkan Water Cannon Bubarkan Massa

Komisi IV Soroti Persoalan Layanan BPJS di Rumah Sakit

Anggota DPRD Kaltim, Agus Aras
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print

PERKATA.IDSAMARINDA. Komisi IV DPRD Kalimantan Timur menyoroti sejumlah permasalahan dalam pelayanan kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan layanan BPJS Kesehatan di berbagai rumah sakit di daerah.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras mengungkapkan bahwa masih banyak keluhan dari masyarakat terkait kualitas dan kecepatan layanan BPJS di fasilitas kesehatan. Persoalan yang mencuat antara lain antrean panjang, keterbatasan obat, hingga lambannya penanganan pasien peserta BPJS.

“Kami menerima banyak aduan masyarakat terkait pelayanan BPJS di rumah sakit. Ini menjadi perhatian serius kami di Komisi IV,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (20/6/2025).

Disampaikannya bahwa, komisi IV menilai meskipun pemerintah daerah telah berupaya meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan, implementasinya di lapangan masih jauh dari harapan. Oleh karena itu, Komisi IV berencana memanggil sejumlah pihak terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

“Kami akan mengagendakan pertemuan dengan Dinas Kesehatan, pihak rumah sakit, dan BPJS Kesehatan agar persoalan ini bisa diselesaikan secara komprehensif,” tegasnya.

Komisi juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, manajemen rumah sakit, dan BPJS agar pelayanan kesehatan berbasis jaminan sosial dapat berjalan optimal. (Adv/dprd-kaltim/yud)

 

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print