Search
KATA TERKINI

Agus Aras Dorong Kepatuhan Perda Ketenagakerjaan, Perusahaan Diminta Utamakan Pekerja Lokal

Kebijakan Pengalihan Peserta JKN Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Angkat Suara

Agus Aras Ingatkan Bahaya Hoaks Politik, Dorong Warga Kutim Lebih Kritis

Pesta Gol di Segiri! Borneo FC Bantai PSBS 5-1, Tekanan ke Persib Makin Panas

Agus Aras Minta Realisasi Aspirasi Warga Kutim Dievaluasi Berkala

Agus Aras Dorong Kepatuhan Perda Ketenagakerjaan, Perusahaan Diminta Utamakan Pekerja Lokal

Kebijakan Pengalihan Peserta JKN Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Angkat Suara

Agus Aras Ingatkan Bahaya Hoaks Politik, Dorong Warga Kutim Lebih Kritis

Pesta Gol di Segiri! Borneo FC Bantai PSBS 5-1, Tekanan ke Persib Makin Panas

Agus Aras Minta Realisasi Aspirasi Warga Kutim Dievaluasi Berkala

Agus Suwandi Dorong Penguatan Peran Pemuda lewat Perda Kepemudaan Kaltim

Anggota DPRD Kaltim, Agus Suwandi Saat Menggelar Sosialisasi Perda di Kecamatan Samarinda Ulu
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print

PERKATA.ID-SAMARINDA. Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Agus Suwandi menekankan pentingnya penguatan peran generasi muda melalui implementasi Perda Nomor 8 Tahun 2022 tentang Kepemudaan. Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Perda di Jalan Kadrie Oening, Samarinda Ulu, Minggu (7/12/2025).

Dirinya menyebut pemerintah memiliki tanggung jawab besar dalam mempersiapkan pemuda sebagai aktor pembangunan daerah dan nasional.

“Pemuda itu mempunyai peran penting. Dan itu harus dipersiapkan oleh pemerintah dalam rangka ikut serta di dalam pembangunan,” katanya.

Ia menilai pemuda perlu dilibatkan dalam program strategis pemerintah, termasuk pendidikan gratis dan penyediaan makanan bergizi. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi fondasi pembentukan sumber daya manusia unggul, terutama ketika ketergantungan pada sumber daya alam tidak lagi dapat menjadi tumpuan utama.

Politisi Gerindra itu juga menyoroti bahwa Generasi Z merupakan kelompok sasaran utama Perda Kepemudaan. Dengan karakter yang dekat dengan teknologi dan media sosial, pendekatan kepada generasi ini, menurut Agus, harus lebih kreatif dan adaptif.

“Gen Z itu dekat dengan media sosial. Artinya, pendekatan ke mereka harus lebih kreatif dan relevan dengan keseharian mereka,” ujarnya.

Agus Suwqndi menambahkan, keberhasilan implementasi kebijakan kepemudaan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan tokoh masyarakat, akademisi, serta partisipasi aktif para pemuda.

Kegiatan sosialisasi turut menghadirkan narasumber Andi Asran Siri, tokoh kepemudaan Samarinda, yang menyampaikan pentingnya kesiapan pemuda dalam menghadapi tantangan masa depan.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print