











PERKATA.ID–KALTIM. Kepala Perpusnas RI, Muhammad Syarif Bando mengungkapkan, SRIKANDI merupakan aplikasi yang diciptakan oleh ANRI untuk kepentingan negara dan implementasinya wajib dilakukan di seluruh kementerian/lembaga

PERKATA.ID–SAMARINDA. Kepala Perpustakan Nasional (Perpusnas) RI, Muhammad Syarif Bando, mengatakan perpustakaan memiliki tantangan dalam mengedepankan ide yang didasarkan pada akses yang adil terhadap informasi. Dengan

PERKATA.ID–SAMARINDA. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika selaku Ketua Badan Koordinasi Humas (Bakohumas), Usman Kansong, sampaikan Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) melalui

PERKATA.ID–SAMARINDA. Perpustakaan Universitas 17 Agustus (Untag) Samarinda, menjadi salah satu perpustakaan rujukan banyak pustakawan ataupun peneliti asal luar pulau Kalimantan. Hal ini disampikan langsung oleh,

PERKATA.ID–SAMARINDA. Tak diragukan, Universitas 17 Agustus (Untag) Samarinda memiliki perpustakaan yang lengkap akan bahan pustaka. Bahkan, terlihat buku-buku yang dimilikinya sangat terawat, meskipun dimakan oleh

PERKATA.ID–SAMARINDA. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim, M Syafranuddin, siapkan program bernama Buncu Baca Etam. Buncu Baca Etam ini ialah program yang dibuat oleh

PERKATA.ID–SAMARINDA. Petugas Pustakawan DPK Kaltim, membimbing siswa-siswi PAUD Zalfa Naqiyya Samarinda sebanyak 25 orang. Saat berkunjung di Perpustakaan Daerah Kaltim, Jalan Ir Juanda. Kunjungan 25

PERKATA.ID–SAMARINDA. Staf Unit Pengolahan Koleksi Perpustakaan Universitas 17 Agustus (Untag) Samarinda, Andi Ferawati Mappatunru, jelaskan perpustakaan telah menggunakan sistem digital. Seperti, menyediakan berbagai e-book dan

PERKATA.ID–SAMARINDA. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Kalimantan Timur (Kaltim), menggelar kegiatan lomba bertutur tingkat Provinsi Kaltim tahun 2022. Dari lomba bertutur tersebut mendapatkan 6

PEKATA.ID–SAMARINDA. Fasilitas, sarana dan perasarana (sarpras) perpustakaan yang ada di kabupaten/kota hingga pesedaan di Kalimantan Timur (Kaltim) hingga saat ini belum memadai. Hal tersebut yang